Jumat, 12 Agustus 2011

Indonesia-Surviving Through Globalizing

Surviving through Globalizing

by : Kristiono Mastion
Current employer of Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ,Ltd - Jakarta branch

Above phrase I took from recent report from one of the world’s leading news television. The feature was elaborating how the recent yen appreciation had suffered Japanese giant manufacturer. Japanese business which heavily rely on export sales face challenging situation because surging yen weigh down their products competitiveness. Panasonic, Sony, and Sharp become way more expensive than LG and Samsung of South Korea, two Japanese brand’s most hostile competitors.

.

As such, current circumstances forced Japanese business leader to shift their manufacturing operation out from Japan. Many of them see the potential of India, China, and ASEAN countries including Indonesia as ideal destination.

.

Situated between Asian Dragon of China and Bengal Tiger of India, Indonesia is definitely having characters attributable to be the winner i.e. sufficient source of worker, abundance reserves of natural resources, as well as huge consumer population. Those are at least the phrase we would easily spot in many publications, highlighting our country potential to be crowned as most wanted investor destination.

.

Whilst it is true that above three are the reasons of Indonesia’s attractiveness in the eye of investors, there laid hidden flaws. What are they? How could young generation improve the situation?

.

Substantial supply of work force

The huge number of young population guarantees sustainable supply of productive work force. Well, this is a good thing, however as Indonesia Investment Coordinating Board (BKPM) implied on their website

.

“Indonesia is the 4th most populous country in the world. Of the 240 million people, over 50% of the population is under 29 years old. This provide for dynamic labor market participation, growing at 2.3 million per year. Labor costs in Indonesia are the lowest among the 10 ASEAN countries, even compared to urban centers of investment magnets, China and India.”

.

It’s clearly stated by our official agency, that our human resources strength up to this time is mere lied on the quantity not quality. Thus, let we embrace a lifestyle in which we continuously develop our competencies up to par level with the world talent. Thus we could revive the image of Indonesia worker not for its cheapness and quantity but for its excellence and quality.

.

Abundance natural resources

Thanks to the Almighty GOD, our mother nature, the chains of island from Sabang to Merauke , been granted with vast kind of precious metals, oil and gas reserves, as well as biodiversity of floras and faunas.

.

Many of mineral resources are no longer our possession though; they are beyond our control already. Our father, having lack of technological and financial means, has surrendered reserves management to hand of few foreign parties. As result, profit derived from the utilization of country’s richness has gone away mostly to fill foreigner pocket.

.

Since we cannot ask back to what already gone, we can always start a new beginning. As we develop our capacity, hopefully we can better collaborate with foreign parties. We still need their monies indeed, but we shall utilize our own mind to add value. Thus, enable us to secure more profit shares for the betterment of our people.

.

Sizeable potential consumer

We got the sizeable population to propel consumerism and boosting economic growth. In 2010, there is 233 millions of Indonesian which predicted to rise up to 288 million by 2050. Currently ranks 50th with a 2010 real per capita income level of $ 4.362; there is plenty Indonesia’s consumer could promise.

.

Unfortunately, when it comes to preferences, most Indonesian referring to foreign brand instead of goods made in Indonesia. Here is intriguing tweets from one of my fellows:

.

“RT How expensive are your Prada wallets and LV bags? Take a look. They might have been manufactured in your own country, and then branded abroad”

.

Well, personally never engaged with such high end brands, to some extent I opined above statement are true. Many high quality apparel products which are manufactured in Indonesia will end up exported with low price and sold with skyscraping price. Foreigner is genius. They tag product with famous brand and attach it with the image of world-class athletes, to pick some name are Roger Federer or Maria Sharapova. Are those business model advantages our domestic labor? Certainly, NOT!

.

On the other hand, we also got various quality SME products; they are unique, high artistic and economic value. However, they are not in the heart in our consumer yet. What’s missing here? It’s because lack of promotion, when it comes to selling something promotion is a must.

.

Again, younger generation must take part to wide-open general consumer’s eyes towards SME products. Start wear SME products, make it trend. So does when it comes to traveling, spend our money domestically, explore the beauty of natural landscape and cultural heritage across the country. Thus releasing stress while empowering local people.

.

Above mention opinion is alternative for us, Indonesia young generation, to deliver more with less. Our lifestyle could bring significant impact leveraging our nation to gain its deserved status as respected global player. Finally since we are welcoming the 66th commemoration of independence, I would like to deliberately say “Hail Indonesia!”

Sabtu, 08 Mei 2010

Sri Mulyani Indrawati


Terlepas dari segala kontroversi yang terjadi belakangan ini, kita semua harus mengangkat topi untuk Ibu Sri Mulyani Indrawati. Wanita hebat yang satu ini kini menduduki posisi penting di dunia. Sebagai Managing Director World Bank, Sri Mulyani bertanggungjawab terhadap 3 wilayah yakni Amerika Latin dan Karibia, Timur Tengah dan Afrika Utara, Asia Timur dan Pasifik. Selain itu, Sri Mulyani juga akan mengurusi masalah Information System Group.

Mendapat pengakuan dari dunia internasional akan kemampuan ekonomi dan good governancenya, maka sudah selayaknya kita bangga dan menghargai beliau. Perjuangannya dalam tetap melaksanakan tanggungjawab sebagai menteri keuangan di tengah segala kritik yang terjadi menjadi salah satu hal yang patut kita contoh sebagai generasi muda.

Pesannya jelas! Kita harus mampu melihat segala sesuatu dari berbagai sisi. Berfokus pada tujuan dan tanggungjawab kita, serta berjuang sekuat tenaga demi negara dan bangsa kita.

I respect you ma'am!! The whole Indonesia respect you!!
SEMANGAT!!!!!

Rabu, 21 April 2010

Selamat Hari Kartini











Untuk semua wanita Indonesia disana
SELAMAT HARI KARTINI! :)

Fakta-fakta menarik seputar Hari Kartini :

-Dulu Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964, yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional sekaligus menetapkan hari lahir Kartini, tanggal 21 April, untuk diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini.

-Raden Mas Panji Sosrokartono atau Kartono , yang merupakan saudara laki laki Ibu Kartini, adalah wartawan pertama dari Indonesia untuk koran Amerika The New York Herald Tribune.

Rabu, 07 April 2010

batik goes to england, yiiha !

BATIK, masuk mall ternama di LONDON

Mohon maap kl ada yg kurang berkenan, cm ngutip dr tetangga:



"Selamat datang Indonesia di Harrods, London!"

Dikawal teks Remarkable Indonesia, the Legacy of Timeless Treasures, produk Indonesia dari batik, handicraft, furnitur, sampai jewelry hadir sangat mewah di supermal Harrods, London.
Sebagai orang Indonesia kita haruslah merasa bangga dengan keberedaan Indonesia's Corner di supermal mewah Harrods. "Ternyata barang dan produk Indonesia tampak bagus, mewah terpajang di tempat bergengsi ini

Keberhasilan produk nasional masuk Harrods, supermal mewah yang didirikan oleh Charles Henry Harrod (1834) dan kini dimiliki Al-Fayyed, itu berkat kerjasama KBRI London, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Budaya dan Pariwisata dalam rangka promosi Indonesia, yang akan resmi dibuka pada 8/4/2010 dan akan berlangsung sebulan penuh.

Di antara produk Indonesia itu ada gunungan dan tokoh wayang kulit nan artistik, dipadu dengan wayang golek dan latar belakang Candi Borobudur


"Puluhan ribu pelancong dan warga Inggris sendiri setiap ke London pasti mendatangi Harrods. Berkunjung ke London tanpa ke Harrods terasa tidak lengkap. Esensi dan peluang itu yang kita tangkap," ujar Yuri, ketika berjumpa Priatna di Bandara Heathrow sehari sebelumnya.

Kehadiran produk dan promosi Indonesia di Harrods tersebut tidak hanya secara fisik visual di etalase dan gala dinner, tetapi juga akan melekat terbawa pulang oleh ribuan orang yang berbelanja di supermal bermoto Omnia Omnibus Ubique (Semua Barang untuk Semua Orang, di Mana Saja).

Sebab dalam struk tanda bukti pembayaran belanja di Harrods akan tertera teks Remarkable Indonesia, Visit the Food Hall to sample Indonesian Cuisine and see Indonesia Fashion, Art, and Design, in the Exhibition Windows.


Rabu, 31 Maret 2010

pesawat jet tempur buatan Indonesia sebentar lagi akan muncul

Pesawat Jet Tempur pertama buatan Indonesia senilai US$8 miliar

PTDI garap proyek pesawat tempur US$8 miliar


T-50 Golden Eagle

BANDUNG (Bisnis.com): Di bidang penguasaan teknologi pesawat terbang, Indonesia telah terkenal sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang memproduksi dan mengembangkan pesawat sendiri. Walaupun di bidang pemasaran produksi pesawatnya sendiri harus kita akui kita masih kalah bila dibandingkan dengan Brazil, yang mengembangkan EMBRAER dan memasarkannya ke seluruh dunia.

Akan tetapi, beberapa tahun belakangan ini, beberapa negara mulai mengalihkan perhatiannya ke pesawat buatan Indonesia, sebut saja Malaysia, Pakistan, UAE, Philipina, dan Korea Utara, serta beberapa negara lainnya. CN-235 tampaknya akan mendapatkan pangsa pasar yang lebih luas di beberapa tahun kedepan setelah lebih banyak negara yang sadar akan kehandalannya. Malaysia sendiri berencana memesan 4 pesawat tambahan untuk menambah jumlah pesawat CN-235 yang sudah mereka miliki (source)



Anda pasti berfikir, dengan semua kapasitas dan teknologi yang dimiliki Indonesia, kenapa sampai sekarang Indonesia belum membuat Jet tempur ?

PT Dirgantara Indonesia (PTDI) akhirnya siap berkerja sama dengan Korea Selatan mengerjakan proyek pengembangan model pesawat tempur senilai US$8 miliar yang ditawarkan pemerintah negara tersebut kepada Indonesia.

Direktur Integrasi Pesawat PT DI Budiwuraskito mengemukakan sejumlah sarana dan prasarana yang dimiliki badan usaha milik negara (BUMN) tersebut mampu mengerjakan pesawat tempur sejenis T-50 Golden Eagle yang merupakan pengembangan pesawat oleh Korea Selatan-Amerika Serikat.

“Kalau memroduksi sendiri [pesawat tempur] belum bisa, tetapi kalau bergabung dengan Korea Selatan bisa terlaksana,” katanya kemarin.

PT DI memiliki pengalaman dalam bidang kualifikasi dan sertifikasi dalam memproduksi pesawat-pesawat yang berkecepatan rendah seperti CN-235.

Sementara itu, Korea Selatan berpengalaman dalam memroduksi pesawat berkecepatan tinggi atau melebihi kecepatan suara (1 mach) T-50 Golden Eagle.

“PT DI memiliki lahan, laboratorium, ruang perakitan, sumber daya manusia, dan lain-lain. Jadi sebetulnya tinggal penggabungan teknologi saja,” katanya.

Budi mengatakan pengembangan dan pembangunan model pesawat yang ditawarkan Korea Selatan baru untuk jenis tempur (fighter), sementara pengembangan model pesawat jenis lainnya seperti jenis stealth (siluman), belum masuk program.

Dia menilai kerja sama pengembangan pesawat tempur kemungkinan bisa diwujudkan pada tahun ini setelah pemerintah Korea Selatan memberikan lampu hijau atas program kerja sama. “Pemerintah Korea Selatan tinggal menunggu persetujuan parlemennya dalam program pengembangan pesawat ini,” katanya.

Rabu, 27 Januari 2010

Vote Lagi Untuk Pulau Komodo!

Hai Kawan!

Ayo Vote Lagi Untuk Pulau Komodo sebagai salah satu dari 7 Keajaiban Dunia!

Klik disini ya! Kita buat Indonesia bangga! :D


pics from : Hot Chocolate And Mint

*thx a lot to Diana Rikasari, *who allows me to insert her picture in this blog*, you are a very Super Awesome Blogger who Loves Indonesia and already made Indonesia proud as a Fabulous Fashion Blogger!

Rabu, 28 Oktober 2009

Selamat Hari Sumpah Pemuda!



Untuk seluruh pemuda pemudi bangsa Indonesia, SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA!

Tetap kibarkan semangat kita untuk membuat bangga bangsa!

MAJU PEMUDA PEMUDI INDONESIA!

Jumat, 18 September 2009

Helm Batik

Melestarikan kebudayaan bangsa memang tidak pernah bisa dibatasi. Yang diperlukan hanyalah kreativitas dan kesungguhan. Satu karya anak bangsa asal Pekalongan ini adalah contoh nyata pelestarian batik. Pembuatannya bahkan menggunakan canting seperti pada kain batik. Salut!!

Senin, 07 September 2009

PAKAI BATIK YUK! 2 Oktober 2009!

Teman, UNESCO sudah akan menetapkan batik sebagai salah satu salah satu warisan budaya tak benda (intangible heritage) loh!!!.

Berdasarkan pernyataan resmi dari Sekretarat Warisan Budaya Takbenda UNESCO, berkas nominasi batik Indonesia telah lengkap dan selanjutnya menunggu hasil evaluasi subsidiary body yang bertemu dalam sidang tertutup di Paris tanggal 11-15 Mei 2009.

Dan telah ditetapkan pada tanggal 2 Oktober nanti, UNESCO akan mengukuhkan BATIK sebagai Warisan Budaya Dunia (World Heritage) di Perancis!
Jadi...ayo kita pakai batik pada tanggal 2 Oktober nanti, untuk menunjukkan rasa bangga kita pada dunia!

Aman deh warisan batik kita sebagai budaya bangsa INDONESIA..yg lain menyusul..XP


Q

Rabu, 02 September 2009

MELON KOTAK - Kreativitas Taman Buah Mekarsari, INDONESIA

Ada yang hebat neh dari hasil riset tim Pemuliaan Taman Wisata Mekarsari yang dipimpin oleh Ir. AF. Margianasari.
Melon yang berbentuk KOTAK!

Melon Kotak ini sebenarnya adalah jenis Melon hybrid (Cucumis melo) dari jenis Lightgreen Mekarsari yang merupakan hasil persilangan dan pemuliaan oleh tim peneliti Mekarsari. Daging buahnya berwarna kuning oranye dengan aroma manis yang khas. Penampilan fisiknya berbentuk kubus dengan tinggi buahnyasaat ini kurang lebih 12 centimeter, lebar 9 centimeter dan panjang 10 sentimeter dan diperkirakan akan terus membesar mengikuti pertambahan usianya. Saat ini Melon Kotak telah berusia 65 hari dari usia panen sekitar 75 hingga 80 hari. Melon Kotak diperkirakan memiliki tingkat kemanisan mencapai 12,5° brix dan perkiraan berat 1.200 gram.

Ide seperti ini sebelumnya telah dikembangkan oleh Jepang berupa semangka berbentuk kotak...tapiii..hebatnya INDONESIA adalah, walaupun melon ini berbentuk kotak, namu tetap enak dikonsumsi! ASIK! Daging buahnya berrwarna kuning, ranum dan harum....hemm...dan rencananya akan diproduksi dalam jumlah yg banyak pada bulan Juli 2009!



Mari beramai ramai ke taman buah Mekarsari, biar bisa lihat inovasi canggih asli INDONESIA ini!

:)

Jumat, 21 Agustus 2009


MOBIL ARINA , Mobil Buatan INDONESIA harga 30jt

SEMARANG--Menteri Perindustrian Fahmi Idris menyatakan dukungannya terhadap mobil buatan dalam negeri, salah satunya mobil mini hasil rancangan dari Universitas Negeri Semarang (Unnes).

"Selama ini kami selalu berangan-angan bisa mengangkat produk mobil buatan dalam negeri. Adanya mobil buatan Unnes ini kami sangat mendukung. Jika dimungkinkan tentu akan kita upayakan adanya kerja sama dan sebagainya untuk pengembangannya," ujarnya usai mengikuti forum komunikasi pimpinan departemen perindustrian/instansi terkait dengan dunia usaha di Hotel Patra Jasa, Jumat.

Ia berharap, mobil buatan dalam negeri tersebut dapat dipamerkan pada ajang pameran di Jakarta nanti.

"Kami berharap mobil tersebut mendapatkan tempat di depan, sehingga mudah dilihat pengunjung," ujarnya.

Fahmi mengaku bangga dan sangat berapresiasi atas kehadiran mobil buatan dalam negeri tersebut, meski dalam kondisi perekonomian sekarang tetap berinisiatif dan berinovasi.

"Mudah-mudahan ini menjadi salah satu mobil dalam negeri. Tujuan kita kapan bisa mensponsori salah satu industri mobil buatan Indonesia," ujarnya.

Pada kesempatan singkat, Fahmi menyempatkan diri melihat mobil prototipe yang disebut oleh pencetusnya sebagai mobil "microcar" atau mobil dengan ukuran yang sangat mini dengan merek Arina kepanjangan dari armada Indonesia.

Pangesthi sebagai pihak yang mensponsori pembuatan mobil dalam negeri itu menjelaskan, mobil tersebut memiliki panjang sekitar 3 meter dengan volume ruang sekitar 2.400 liter dengan kapasitas tempat duduk untuk dua orang dan tempat bagasi.

Alasan utama pembuatan "microcar", katanya, untuk tujuan ekonomis dan efisiensi, karena konsumsi bahan bakar jenis premium sekitar 40 kilometer/liter.

Merek dagang Arina juga terdaftar di Departemen Hukum dan HAM RI untuk kategori alat transportasi. Harga jual mobil mungil yang diprakarsai oleh salah satu Dosen Teknik Mesin Unnes tersebut, diperkirakan sekitar Rp30 juta per unit

Rabu, 19 Agustus 2009

Negara tetangga antri beras dari RI

Negara Tetangga Antre Beras Ekspor Dari RI




Jakarta - Banyak negara tetangga ASEAN seperti Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, dan Timor Leste berambisi mendesak Indonesia agar mengekspor berasnya ke negara-negara tersebut. Indonesia belum memastikan kepastian untuk mengekspor beras.

"Malaysia sudah minta, Filipina sudah Mou, negara yang sudah minta juga adalah Brunei dan Timor Leste," kata Direktur Perum Bulog Mustafa Abubakar di kantornya, Jakarta, Selasa (19/8/2009).

Dikatakan Mustafa, jika angka ramalan kuartal tiga atau empat dari BPS di tahun 2009 target produksi 40 juta ton beras bisa terealisasi maka setidaknya 1-1,5 juta ton beras medium berpeluang diekspor ke negara-negara tetangga tersebut.

Mustafa juga mengatakan saat ini kiprah keberhasilan Indonesia dalam menanggulangi stabilitas harga beras di dalam negeri termasuk keberhasilan dalam program raskin sangat direspon positif oleh negara tetangga. Bahkan banyak negara tetangga berminat untuk belajar dari Indonesia.

"Negara sahabat kita menaruh perhatian termasuk dari Malaysia Bernas (Lembaga Pangan Malaysia) melakukan kunjungan ke Cimahi, Makassar. Mereka mengirim 4 delegasinya," terang Mustafa.

Selain itu kata Mustafa Indonesia juga telah melakukan Mou kerjasama dengan beberapa negara lainnya seperti dengan Filipina melalui NFA (lembaga pangan Filipina), dengan VinaFood Vietnam dan lain-lain.

Senin, 17 Agustus 2009

Upacara Bendera Di Bawah Laut ~ Sail Bunaken 2009!


Ada yang seru dalam event SAIL BUNAKEN 2009 kali ini.

Upacara Bendera dalam rangka memperingati DIRGAHAYU RI Ke-64 Tahun akan diadakan di dasar laut Pantai Malalayang, Bunaken, Sulawesi Utara!

Upacara Bendera ini diikuti sekitar 2818 peserta, dan telah memecahkan rekor dunia dalam kategori penyelaman massal terbanyak.
Berita lengkapna bisa dilihat di sini

Bangga Selalu Akan Indonesia! Kibarkan Terus Sang Saka Merah Putih! :D

DIRGAHAYU RI 64! MERDEKA!

Dirgahayu Ke 64 Tahun Bangsaku Negeri Ku Indonesia!

Tak akan pernah berubah rasa bangga kami kepadamu.

MERDEKA INDONESIA!

JAYA INDONESIA!

~17.08.2009~

Kamis, 13 Agustus 2009

Atlantis Is Indonesia !



MUSIBAH alam beruntun dialami Indonesia. Mulai dari tsunami di Aceh
hingga yang mutakhir semburan lumpur panas di Jawa Timur. Hal itu
mengingatkan kita pada peristiwa serupa di wilayah yang dikenal
sebagai Benua Atlantis. Apakah ada hubungan antara Indonesia dan
Atlantis?

Plato (427 – 347 SM) menyatakan bahwa puluhan ribu tahun lalu terjadi
berbagai letusan gunung berapi secara serentak, menimbulkan gempa,
pencairan es, dan banjir. Peristiwa itu mengakibatkan sebagian
permukaan bumi tenggelam. Bagian itulah yang disebutnya benua yang
hilang atau Atlantis.

Penelitian mutakhir yang dilakukan oleh Aryso Santos, menegaskan bahwa
Atlantis itu adalah wilayah yang sekarang disebut Indonesia. Setelah
melakukan penelitian selama 30 tahun, ia menghasilkan buku Atlantis,
The Lost Continent Finally Found, The Definitifve Localization of
Plato’s Lost Civilization (2005). santos-atlantis.jpgSantos menampilkan 33 perbandingan,
seperti luas wilayah, cuaca, kekayaan alam, gunung berapi, dan cara
bertani, yang akhirnya menyimpulkan bahwa Atlantis itu adalah
Indonesia. Sistem terasisasi sawah yang khas Indonesia, menurutnya,
ialah bentuk yang diadopsi oleh Candi Borobudur, Piramida di Mesir,
dan bangunan kuno Aztec di Meksiko.

Konteks Indonesia

Bukan kebetulan ketika Indonesia pada tahun 1958, atas gagasan Prof.
Dr. Mochtar Kusumaatmadja melalui UU no. 4 Perpu tahun 1960,
mencetuskan Deklarasi Djoeanda. Isinya menyatakan bahwa negara
Indonesia dengan perairan pedalamannya merupakan kesatuan wilayah
nusantara. Fakta itu kemudian diakui oleh Konvensi Hukum Laut
Internasional 1982. Merujuk penelitian Santos, pada masa puluhan ribu
tahun yang lalu wilayah negara Indonesia merupakan suatu benua yang
menyatu. Tidak terpecah-pecah dalam puluhan ribu pulau seperti halnya
sekarang.

Santos menetapkan bahwa pada masa lalu itu Atlantis merupakan benua
yang membentang dari bagian selatan India, Sri Lanka, Sumatra, Jawa,
Kalimantan, terus ke arah timur dengan Indonesia (yang sekarang)
sebagai pusatnya. Di wilayah itu terdapat puluhan gunung berapi yang
aktif dan dikelilingi oleh samudera yang menyatu bernama Orientale,
terdiri dari Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

Teori Plato menerangkan bahwa Atlantis merupakan benua yang hilang
akibat letusan gunung berapi yang secara bersamaan meletus. Pada masa
itu sebagian besar bagian dunia masih diliput oleh lapisan-lapisan es
(era Pleistocene) . Dengan meletusnya berpuluh-puluh gunung berapi
secara bersamaan yang sebagian besar terletak di wilayah Indonesia
(dulu) itu, maka tenggelamlah sebagian benua dan diliput oleh air asal
dari es yang mencair. Di antaranya letusan gunung Meru di India
Selatan dan gunung Semeru/Sumeru/ Mahameru di Jawa Timur. Lalu letusan
gunung berapi di Sumatera yang membentuk Danau Toba dengan pulau
Somasir, yang merupakan puncak gunung yang meletus pada saat itu.
Letusan yang paling dahsyat di kemudian hari adalah gunung Krakatau
(Krakatoa) yang memecah bagian Sumatera dan Jawa dan lain-lainnya
serta membentuk selat dataran Sunda.

Atlantis berasal dari bahasa Sanskrit Atala, yang berarti surga atau
menara peninjauan (watch tower), Atalaia (Potugis), Atalaya (Spanyol).
Plato menegaskan bahwa wilayah Atlantis pada saat itu merupakan pusat
dari peradaban dunia dalam bentuk budaya, kekayaan alam,
ilmu/teknologi, dan lain-lainnya. Plato menetapkan bahwa letak
Atlantis itu di Samudera Atlantik sekarang. Pada masanya, ia
bersikukuh bahwa bumi ini datar dan dikelilingi oleh satu samudera
(ocean) secara menyeluruh.

Ocean berasal dari kata Sanskrit ashayana yang berarti mengelilingi
secara menyeluruh. Pendapat itu kemudian ditentang oleh ahli-ahli di
kemudian hari seperti Copernicus, Galilei-Galileo, Einstein, dan
Stephen Hawking.

Santos berbeda dengan Plato mengenai lokasi Atlantis. Ilmuwan Brazil
itu berargumentasi, bahwa pada saat terjadinya letusan berbagai gunung
berapi itu, menyebabkan lapisan es mencair dan mengalir ke samudera
sehingga luasnya bertambah. Air dan lumpur berasal dari abu gunung
berapi tersebut membebani samudera dan dasarnya, mengakibatkan tekanan luar biasa kepada kulit bumi di dasar samudera, terutama pada pantaibenua. Tekanan ini mengakibatkan gempa. Gempa ini diperkuat lagi oleh
gunung-gunung yang meletus kemudian secara beruntun dan menimbulkan
gelombang tsunami yang dahsyat. Santos menamakannya Heinrich Events.

Dalam usaha mengemukakan pendapat mendasarkan kepada sejarah dunia,
tampak Plato telah melakukan dua kekhilafan, pertama mengenai
bentuk/posisi bumi yang katanya datar. Kedua, mengenai letak benua
Atlantis yang katanya berada di Samudera Atlantik yang ditentang oleh
Santos. Penelitian militer Amerika Serikat di wilayah Atlantik
terbukti tidak berhasil menemukan bekas-bekas benua yang hilang itu.
Oleh karena itu tidaklah semena-mena ada peribahasa yang berkata,
“Amicus Plato, sed magis amica veritas.” Artinya,”Saya senang kepada
Plato tetapi saya lebih senang kepada kebenaran.”

Namun, ada beberapa keadaan masa kini yang antara Plato dan Santos
sependapat. Yakni pertama, bahwa lokasi benua yang tenggelam itu
adalah Atlantis dan oleh Santos dipastikan sebagai wilayah Republik
Indonesia. Kedua, jumlah atau panjangnya mata rantai gunung berapi di
Indonesia. Di antaranya ialah Kerinci, Talang, Krakatoa, Malabar,
Galunggung, Pangrango, Merapi, Merbabu, Semeru, Bromo, Agung, Rinjani.
Sebagian dari gunung itu telah atau sedang aktif kembali.

Ketiga, soal semburan lumpur akibat letusan gunung berapi yang abunya
tercampur air laut menjadi lumpur. Endapan lumpur di laut ini kemudian
meresap ke dalam tanah di daratan. Lumpur panas ini tercampur dengan
gas-gas alam yang merupakan impossible barrier of mud (hambatan lumpur
yang tidak bisa dilalui), atau in navigable (tidak dapat dilalui),
tidak bisa ditembus atau dimasuki. Dalam kasus di Sidoarjo, pernah
dilakukan remote sensing, penginderaan jauh, yang menunjukkan adanya
sistim kanalisasi di wilayah tersebut. Ada kemungkinan kanalisasi itu
bekas penyaluran semburan lumpur panas dari masa yang lampau.

Bahwa Indonesia adalah wilayah yang dianggap sebagai ahli waris
Atlantis, tentu harus membuat kita bersyukur.
Membuat kita tidak
rendah diri di dalam pergaulan internasional, sebab Atlantis pada
masanya ialah pusat peradaban dunia. Namun sebagai wilayah yang rawan
bencana, sebagaimana telah dialami oleh Atlantis itu, sudah saatnya
kita belajar dari sejarah dan memanfaatkan perkembangan ilmu
pengetahuan mutakhir untuk dapat mengatasinya. ***

Penulis, Direktur Kehormatan International Institute of Space Law
(IISL), Paris-Prancis

Benua Atlantis &

Peradaban Awal Umat Manusia

Ada di Indonesia ?

Pengantar



– Para peneliti AS menyatakan bahwa Atlantis is Indonesia. Hingga kini cerita tentang benua yang hilang ‘Atlantis’ masih terselimuti kabut misteri. Sebagian orang menganggap Atlantis cuma dongeng belaka, meski tak kurang 5.000 buku soal Atlantis telah ditulis oleh para pakar.

Bagi para arkeolog atau oceanografer moderen, Atlantis tetap merupakan obyek menarik terutama soal teka-teki dimana sebetulnya lokasi sang benua. Banyak ilmuwan menyebut benua Atlantis terletak di Samudera Atlantik.

Sebagian arkeolog Amerika Serikat (AS) bahkan meyakini benua Atlantis dulunya adalah sebuah pulau besar bernama Sunda Land, suatu wilayah yang kini ditempati Sumatra, Jawa dan Kalimantan. Sekitar 11.600 tahun silam, benua itu tenggelam diterjang banjir besar seiring berakhirnya zaman es.

”Para peneliti AS ini menyatakan bahwa Atlantis is Indonesia,” kata Ketua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof Umar Anggara Jenny, Jumat (17/6), di sela-sela rencana gelaran ‘International Symposium on The Dispersal of Austronesian and the Ethnogeneses of the People in Indonesia Archipelago, 28-30 Juni 2005.

Kata Umar, dalam dua dekade terakhir memang diperoleh banyak temuan penting soal penyebaran dan asal usul manusia. Salah satu temuan penting ini adalah hipotesa adanya sebuah pulau besar sekali di Laut Cina Selatan yang tenggelam setelah zaman es.

Menurut Umar, salah satu pulau penting yang tersisa dari benua Atlantis — jika memang benar — adalah Pulau Natuna, Riau. Berdasarkan kajian biomolekuler, penduduk asli Natuna diketahui memiliki gen yang mirip dengan bangsa Austronesia tertua.

Bangsa Austronesia diyakini memiliki tingkat kebudayaan tinggi, seperti bayangan tentang bangsa Atlantis yang disebut-sebut dalam mitos Plato. Ketika zaman es berakhir, yang ditandai tenggelamnya ‘benua Atlantis’, bangsa Austronesia menyebar ke berbagai penjuru.

Mereka lalu menciptakan keragaman budaya dan bahasa pada masyarakat lokal yang disinggahinya dalam tempo cepat yakni pada 3.500 sampai 5.000 tahun lampau. Kini rumpun Austronesia menempati separuh muka bumi.

Ketua Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI), Harry Truman Simanjuntak, mengakui memang ada pendapat dari sebagian pakar yang menyatakan bahwa benua Atlantis terletak di Indonesia. Namun hal itu masih debatable.

Yang jelas, terang Harry, memang benar ada sebuah daratan besar yang dahulu kala bernama Sunda Land. Luas daratan itu kira-kira dua kali negara India. ”Benar, daratan itu hilang. Dan kini tinggal Sumatra, Jawa atau Kalimantan,” terang Harry. Menurut dia, sah-sah saja para ilmuwan mengatakan bahwa wilayah yang tenggelam itu adalah benua Atlantis yang hilang, meski itu masih menjadi perdebatan.

Jumat, 24 Juli 2009

Kamus Dialek Jakarta


Hei teman, ada yang baru neh di dunia perbukuan Indonesia! Namanya KAMUS DIALEK JAKARTA!

Kamus ini bakal lengkap usut tuntas semua kosakata dan dialek dialek warga Betawi yg notabene penduduk asli kota Jakarta ini. Tapi selain bahasa Betawi asli, kata-kata yang berasal dari bahasa Indonesia ataupun bahasa Melayu yg sering digunakan oleh warga Betawi juga akan dikupas tuntas disini.

Kamus ini yg ditulis oleh pengarang Abdul Chaer ini, merupakan hasil revisi dari karyanya sebelumnya yg diterbitkan pada tahun 1976. Tujuan direvisi nya kamus ini agar memberi petunjuk bagi warga Betawi atau pengguna bahasa Betawi mengenai kaidah verbal yang baik dan benar.

Duilah, ga sabar neh aye bace kamusnye bang..hehehe..:P
(benar ga ya penulisa bahasa betawinya, haha..)

:)

Kamis, 23 Juli 2009

Pecatur Umur 12 Tahun Mengalahkan Juara Filipina!

Sungguh hebat, pecatur muda Indonesia, Medina Warda Aulia yang baru berusia 12 tahun, secara mengejutkan mampu mengalahkan pecatur juara asal filipina MFW Shercila Cua pada babak pertama kualifikasi Kejuaraan Dunia Catur Zona 3.3 Asia di Ho Chi Minh City, Vietnam.

Selain itu, 2 Grand Master dari Indonesia GM Susanto Megaranto dan GMW Irene Kharisma Sukandar berhasil memenangi partainya walau harus bermain panjang hingga empat jam lebih.

Kejuaraan Dunia Catur Zona 3.3 Asia di Ho Chi Minh City yang menggunakan sistem Swiss sembilan babak ini diikuti 85 pecatur dari delapan negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Jepang, Mongolia dan tuan rumah Vietnam.

BANGGA! :)

Rabu, 22 Juli 2009

Roket RX-420 & CN-235 Militer Indonesia!


Roket RX-420 & CN-235 Militer:
Getarkan Australia, Singapura, Malaysia





Momentum ini harus dijaga terus dan ditingkatkan sebagai kebanggaan atas kemampuan teknologi sendiri. Jangan sampai karya insinyur Indonesia ini dijegal justru oleh orang Indonesia sendiri (biasa) para ekonom-ekonom Pemerintah yang sering menganggap karya bangsa sendiri sebagai terlalu mahal dan hanya buang-buang uang saja untuk riset ....! Inilah musuh yang sebenarnya. Waspadailah kawan-kawan insinyur Indonesia...





Meski sudah berlangsung 2 pekan yang lalu, peluncuran roket RX-420 Lapan ternyata masih jadi buah bibir. Anehnya bukan jadi buah bibir di Indonesia yang lebih senang ceritera Pilpres, tetapi di Australia, Singapura dan tentu saja di negara tetangga yang suka siksa TKI dan muter-muterin Ambalat yakni Malaysia.

Seperti diketahui roket RX-420 ini menggunakan propelan yang dapat memberikan daya dorong lebih besar sehingga mencapai 4 kali kecepatan suara. Hal itu membuat daya jelajahnya mencapai 100 km. Bahkan bisa mencapai 190 km bila struktur roket bisa dibuat lebih ringan. Yang punya nilai tambah tinggi ini adalah 100% hasil karya anak bangsa, para insinyur Indonesia. Begitu pula semua komponen roket-roket balistik dan kendali dikembangkan sendiri di dalam negeri, termasuk software. Hanya komponen subsistem mikroprosesor yang masih diimpor. Anggaran yang dikeluarkan untuk peluncurannya pun “cuma” Rp 1 milyar. Kalah jauh dengan yang dikorupsi para anggota DPR untuk traveller checks pemenangan Miranda Gultom sebagai Deputi Senior Gubernur BI yang lebih dari Rp. 50 milyar. Apalagi kalau dibandingkan dengan korupsi BLBI yang lebih dari Rp. 700 trilyun.

Mengapa malah menjadi buah bibir di Australia, Singapura dan Malaysia? Karena keberhasilan peluncuran roket Indonesia ini ke depan akan membawa Indonesia mampu mendorong dan mengantarkan satelit Indonesia bernama Nano Satellite sejauh 3.600 km ke angkasa. Satelit Indonesia ini nanti akan berada pada ketinggian 300 km dan kecepatan 7,8 km per detik. Bila ini terlaksana Indonesia akan menjadi negara yang bisa menerbangkan satelit sendiri dengan produk buatan sendiri. Indonesia dengan demikian akan masuk member "Asian Satellite Club" bersama Cina, Korea Utara, India dan Iran.

Nah kekhawatiran Australia, Singapura dan Malaysia ini masuk akal, bukan? Kalau saja Indonesia mampu mendorong satelit sampai 3.600 km untuk keperluan damai atau keperluan macam-macam tergantung kesepakatan rakyat Indonesia. Maka otomatis pekerjaan ecek-ecek bagi Indonesia untuk mampu meluncurkan roket sejauh 190 km untuk keperluan militer bakal sangat mengancam mereka sekarang ini pun juga!!! Kalau tempat peluncurannya ditempatkan di Batam atau Bintan, maka Singapura dan Malaysia Barat sudah gemetaran bakal kena roket Indonesia. Dan kalau ditempatkan di sepanjang perbatasan Kalimantan Indonesia dengan Malaysia Timur, maka si OKB Malaysia tak akan pernah berpikir ngerampok Ambalat. Akan hal Australia, mereka ada rasa takutnya juga. Bahwa mitos ada musuh dari utara yakni Indonesia itu memang bukan sekedar mitos tetapi sungguh ancaman nyata di masa depan dekat.



CN 235 Versi Militer

Rupanya Australia, Singapura dan Malaysia sudah lama “nyaho” kehebatan insinyur-insinyur Indonesia. Buktinya? Tidak hanya gentar dengan roket RX-420 Lapan tetapi mereka sekarang sedang mencermati pengembangan lebih jauh dari CN235 versi Militer buatan PT. DI. Juga mencermati perkembangan PT. PAL yang sudah siap dan mampu membuat kapal selam asal dapat kepercayaan penuh dan dukungan dana dari pemerintah.

Kalau para ekonom Indonesia antek-antek World Bank dan IMF menyebut pesawat-pesawat buatan PT. DI ini terlalu mahal dan menyedot investasi terlalu banyak (“cuma” Rp. 30 trilun untuk infrastruktur total, SDM dan lain-lain) dan hanya jadi mainannya BJ Habibie. Tetapi mengapa Korea Selatan dan Turki mengaguminya setengah mati? Turki dan Korsel adalah pemakai setia CN 235 terutama versi militer sebagai yang terbaik di kelasnya. Inovasi 40 insinyur-insinyur Indonesia pada CN 235 versi militer ini adalah penambahan persenjataan lengkap seperti rudal dan teknologi radar yang dapat mendeteksi dan melumpuhkan kapal selam. Jadi kalau mengawal Ambalat cukup ditambah satu saja CN235 versi militer (disamping armada TNI AL dan pasukan Marinir yang ada) untuk mengusir kapal selam dan kapal perang Malaysia lainnya.

Nah, jadi musuh yang sebenarnya ada di Indonesia sendiri. Yakni watak orang Indonesia yang tidak mau melihat orang Indonesia sendiri berhasil. Karya insinyur-insinyur Indonesia yang hebat dalam membuat alutsista dibilangin orang Indonesia sendiri terutama para ekonom pro Amerika Serikat dan Eropa: “Mending beli langsung dari Amerika Serikat dan Eropa karena harganya lebih murah”. Mereka tidak berpikir jauh ke depan bagaimana Indonesia akan terus tergantung di bidang teknologi, Indonesia hanya akan menjadi konsumen teknologi dengan membayarnya sangat mahal terus menerus sampai kiamat tiba.
Kalau ada kekurangan yang terjadi dengan industri karya bangsa sendiri, harus dinilai lebih fair dan segera diperbaiki bersama-sama. Misalnya para ahli pemasaran atau sarjana-sarjana ekonomi harus diikutsertakan dalam team work. Sehingga insinyur-insinyur itu tidak hanya pinter produksi sebuah pesawat tetapi setidaknya tahu bagaimana menjual sebuah pesawat itu berbeda dengan menjual sebuah Honda Jazz. Kalau ada kendala dalam pengadaan Kredit Ekspor sebagai salah satu bentuk pembayaran, tolong dipecahkan dan didukung oleh dunia perbankan, agar jualan produk sendiri bisa optimal karena akan menarik bagi calon pembeli asing yang tak bisa bayar cash.

Dukung PUTRI INDONESIA di Ajang Miss Universe 2009

Ini dia Putri Indonesia Zivanna Letisha Siregar, wakil bangsa kita mengikuti ajang MISS UNIVERSE 2009.

Sampai saat ini Zivanna sedang menempati urutan kedua nominasi Miss Favorit berdasarkan hasil polling melalui situs resmi Miss Universe, Zivanna berada dibawah Miss Vietnam dan hanya terpaut Rating sebesar 0,16 (Rating Miss Vietnam 3,20 sedangkan Miss Indonesia 3,04).

Dukung perwakilan bangsa ini melalui voting di situs http://www.missuniverse.com/.

Tunjukkan Kiprah kita di MATA DUNIA!

:)

Sabtu, 18 Juli 2009

Anak Bangsa Di Olimpiade Kelas Dunia

Hei hei..kita patut berbangga lagi neh sebagai bangsa Indonesia, karena belakangan ini, tepatnya tanggal 11 Juli 2009, Tim Indonesia Menjadi Peringkat Dua Olimpiade Matematika!

Olimpiade matematika International World Youth Mathematics Intercity Competition (IWYMIC) yang diadakan di Durban Afrika Selatan berlangsung dari tanggal 5 sampai 10 Juli 2009. 35 Negara turut berpartisipasi dalam acara ini, namun akhirnya tiga tim perwakilan Indonesia yang terdiri dari 12 siswa SD dan SMP, mampu menunjukkan taringnya dan pada individual contest tim Indonesia meraih delapan medali perunggu dan tiga merit award (penghargaan untuk penampilan terbaik), kemudian pada team contest meraih satu medali perak dan dua perunggu, selanjutnya pada group award mendapatkan tiga medali perunggu.

WAWWWWW...HEBAT POKOKNYA!

en masih ada lagi, beberapa olimpiade yang akan disemarakkan oleh anak bangsa, yaitu :

  • olimpiade matematika (International Mathematical Olympiad, IMO) ,10 s.d 22 Juli di Bremen, Jerman
  • olimpiade fisika (International Physics Olympiad, IPhO),12 s.d 19 Juli 2009 di Merida, Yucatan
  • olimpiade kimia (International Chemistry Olympiad, IChO), 18 s.d 27 Juli 2009 di London, Inggris
  • olimpiade biologi (International Biology Olympiad, IBO),12 s.d 19 Juli di Tsukuba, Jepang.
SELAMAT BERJUANG TEMAN-TEMAN KU!
APAPUN YG TERJADI DI NEGARA KITA, KITA BUKTIKAN KITA MASIH BISA DAN AKAN TETAP HARUMKAN NAMA BANGSA!

JAYA INDONESIA.:)

update : untuk Olimpiade Fisika dan Matematika, Indonesia meriah emas! Selamat!